<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Aliran Sesat</title>
	<atom:link href="http://hermansaksono.com/2007/10/aliran-sesat.html/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://hermansaksono.com/2007/10/aliran-sesat.html</link>
	<description>Patternless thoughts, pointless wisdom</description>
	<lastBuildDate>Sat, 11 Feb 2012 08:27:17 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3</generator>
	<item>
		<title>By: Seger Sari</title>
		<link>http://hermansaksono.com/2007/10/aliran-sesat.html/comment-page-1#comment-33900</link>
		<dc:creator>Seger Sari</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 03 Nov 2009 07:31:40 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://hermansaksono.com/2007/10/aliran-sesat.html#comment-33900</guid>
		<description>Kimak kelen..

otak kelen dimana...

memank anjenk kelen...

makan thu kotoran anjenk...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Kimak kelen..</p>
<p>otak kelen dimana&#8230;</p>
<p>memank anjenk kelen&#8230;</p>
<p>makan thu kotoran anjenk&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: JOKO</title>
		<link>http://hermansaksono.com/2007/10/aliran-sesat.html/comment-page-1#comment-8123</link>
		<dc:creator>JOKO</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 01 Aug 2008 15:44:54 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://hermansaksono.com/2007/10/aliran-sesat.html#comment-8123</guid>
		<description>Kunjungi Website kami
http://www.lidahwali.com
TERSESAT MASUK SURGA</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Kunjungi Website kami<br />
<a href="http://www.lidahwali.com" rel="nofollow">http://www.lidahwali.com</a><br />
TERSESAT MASUK SURGA</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: yudiaz</title>
		<link>http://hermansaksono.com/2007/10/aliran-sesat.html/comment-page-1#comment-4770</link>
		<dc:creator>yudiaz</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 11 Jan 2008 02:59:00 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://hermansaksono.com/2007/10/aliran-sesat.html#comment-4770</guid>
		<description>Menurut Quran, orang yg paling sesat adalah yang mempersekutukan Allah (4:116). Kalau makna ini diluaskan kayaknya banyak sekali manusia yang masih tersesat. Apalagi kalau katagori mempersekutukan Allah dengan hawanafsu, wah akan sulit manusia terbebas darinya. Kalau kita simak secara teliti makna ayat2 Quran, sepertinya kita sulit untuk menghindari kesesatan atau penyimpangan dari ayat2. Dan sangsi yang diancamkan sangat berat. Hanya dengan pertolongan Allah saja kita pelan2 bisa terhindar dari kesesatan. Tentunya harus dibarengi dengan upaya yg sungguh2, salah satunya adalah memanfaatkan secara optimal segenap sumberdaya (tenaga, fikiran dll) yg kita miliki untuk memahami firman2 Allah. Memiliki pemahaman yg baik dan benar tentang Al Quran adalah tanggung jawab dan kebutuhan individu, tidak bisa kita gantungkan kpd ulama, kiyai, MUI dlsb, kecuali hanya sebatas nasehat dan bimbingan. &lt;br/&gt;Jika ada teman atau saudara kita yg masih suka untuk menghujat dan cenderung anarki, sebaiknya kita sarankan untuk mengalihkan energi dan waktunya kepada ketekunan memahami ayat2 Allah. Banyak sekali ancaman azab yang berat yang dialamatkan kpd kita. Dan hanya perlindungan Allah saja yang dapat menhindari azab-Nya.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Menurut Quran, orang yg paling sesat adalah yang mempersekutukan Allah (4:116). Kalau makna ini diluaskan kayaknya banyak sekali manusia yang masih tersesat. Apalagi kalau katagori mempersekutukan Allah dengan hawanafsu, wah akan sulit manusia terbebas darinya. Kalau kita simak secara teliti makna ayat2 Quran, sepertinya kita sulit untuk menghindari kesesatan atau penyimpangan dari ayat2. Dan sangsi yang diancamkan sangat berat. Hanya dengan pertolongan Allah saja kita pelan2 bisa terhindar dari kesesatan. Tentunya harus dibarengi dengan upaya yg sungguh2, salah satunya adalah memanfaatkan secara optimal segenap sumberdaya (tenaga, fikiran dll) yg kita miliki untuk memahami firman2 Allah. Memiliki pemahaman yg baik dan benar tentang Al Quran adalah tanggung jawab dan kebutuhan individu, tidak bisa kita gantungkan kpd ulama, kiyai, MUI dlsb, kecuali hanya sebatas nasehat dan bimbingan. <br />Jika ada teman atau saudara kita yg masih suka untuk menghujat dan cenderung anarki, sebaiknya kita sarankan untuk mengalihkan energi dan waktunya kepada ketekunan memahami ayat2 Allah. Banyak sekali ancaman azab yang berat yang dialamatkan kpd kita. Dan hanya perlindungan Allah saja yang dapat menhindari azab-Nya.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Eko SW</title>
		<link>http://hermansaksono.com/2007/10/aliran-sesat.html/comment-page-1#comment-4443</link>
		<dc:creator>Eko SW</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 24 Nov 2007 00:54:00 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://hermansaksono.com/2007/10/aliran-sesat.html#comment-4443</guid>
		<description>Di akhir komen ini saya coba tawarkan solusi praktis, tapi maaf kalau sptnya jadi ekslusif.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Saya langsung ke inti ya, &lt;b&gt;&lt;br/&gt;pernah mendengar suara yg tidak didenger orang lain?&lt;/b&gt;&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Suara yg manusia umumnya dengar, adalah dari dunianya sendiri. Nah, kalau ada suatu peristiwa yg membuat seseorang mendengar suara dari dunia yg lain. Maka orang itu akan berada pada situasi yang berat. Dan sedikit mengkhawatirkan.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Letak khawatirnya adalah, &lt;b&gt;Bagaimana kalau Anda dibisik2i sesuatu yg menggoda?&lt;/b&gt; Nah, bagaimana kalau Anda dibisiki : &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;1. Kamu Tuhan, atau titisan Tuhan &lt;br/&gt;2. Kamu Nabi yang Bertugas Membawa Risalah baru &lt;br/&gt;3. Kamu Satriyo Piningit yang akan menjadi Presiden Indonesia &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Anda mungkin menjawab semua godaan itu dengan ringan : Mudah mengatasinya. Tapi coba saja kalau Anda yang mengalaminya sendiri sprti ini : Tiba2 Anda bangun di pagi hari dengan suatu suara yg jelas dan merdu (catat, merdu), Kamu adalah satriyo piningit. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Nah, hebat kalau Anda bisa menolak semua bisikan2 itu!!!&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Jadi, fenomena ini harus disikapi dengan toleran. Apa akibatnya kalau saya yang mengalami Godaan2 tersebut? Jangan2 saya akan langsung memproklamirkan agama baru?&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Sangat tidak mudah.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Ah ya, solusi yg saya ajukan cuma satu, Eeeh, dua ding.&lt;br/&gt;1. Jaga sholat berjama&#039;ah di masjid&lt;br/&gt;2. Baca surat Al-Kahfi setiap malam Jum&#039;at, dan hafalkan 10 ayat pertamanya&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Poin 1 u/ kesuksesan dunia akhirat (who don&#039;t need it???)&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Point 2 u/ perlindungan terhadap semua godaan, meskipun godaan terbesar keluar dalam wujud manusia : &lt;b&gt;Dajjal&lt;/b&gt;&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Smoga ada yg sanggup mengamalkannya&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Smoga bermanfaat!!!! ^_^</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Di akhir komen ini saya coba tawarkan solusi praktis, tapi maaf kalau sptnya jadi ekslusif.</p>
<p>Saya langsung ke inti ya, <b><br />pernah mendengar suara yg tidak didenger orang lain?</b></p>
<p>Suara yg manusia umumnya dengar, adalah dari dunianya sendiri. Nah, kalau ada suatu peristiwa yg membuat seseorang mendengar suara dari dunia yg lain. Maka orang itu akan berada pada situasi yang berat. Dan sedikit mengkhawatirkan.</p>
<p>Letak khawatirnya adalah, <b>Bagaimana kalau Anda dibisik2i sesuatu yg menggoda?</b> Nah, bagaimana kalau Anda dibisiki : </p>
<p>1. Kamu Tuhan, atau titisan Tuhan <br />2. Kamu Nabi yang Bertugas Membawa Risalah baru <br />3. Kamu Satriyo Piningit yang akan menjadi Presiden Indonesia </p>
<p>Anda mungkin menjawab semua godaan itu dengan ringan : Mudah mengatasinya. Tapi coba saja kalau Anda yang mengalaminya sendiri sprti ini : Tiba2 Anda bangun di pagi hari dengan suatu suara yg jelas dan merdu (catat, merdu), Kamu adalah satriyo piningit. </p>
<p>Nah, hebat kalau Anda bisa menolak semua bisikan2 itu!!!</p>
<p>Jadi, fenomena ini harus disikapi dengan toleran. Apa akibatnya kalau saya yang mengalami Godaan2 tersebut? Jangan2 saya akan langsung memproklamirkan agama baru?</p>
<p>Sangat tidak mudah.</p>
<p>Ah ya, solusi yg saya ajukan cuma satu, Eeeh, dua ding.<br />1. Jaga sholat berjama&#8217;ah di masjid<br />2. Baca surat Al-Kahfi setiap malam Jum&#8217;at, dan hafalkan 10 ayat pertamanya</p>
<p>Poin 1 u/ kesuksesan dunia akhirat (who don&#8217;t need it???)</p>
<p>Point 2 u/ perlindungan terhadap semua godaan, meskipun godaan terbesar keluar dalam wujud manusia : <b>Dajjal</b></p>
<p>Smoga ada yg sanggup mengamalkannya</p>
<p>Smoga bermanfaat!!!! ^_^</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: yam</title>
		<link>http://hermansaksono.com/2007/10/aliran-sesat.html/comment-page-1#comment-4291</link>
		<dc:creator>yam</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 11 Nov 2007 07:20:00 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://hermansaksono.com/2007/10/aliran-sesat.html#comment-4291</guid>
		<description>Fenomena merebaknya aliran sesat yang ahir-ahir ini muncul sedikit banyak menyita perhatian sebagian bangsa ini. Tidak hanya hanya dibicarakan ditingkat warga negara, perhatian pun muncul dari pemerintah, hal ini semakin menarik, bukan berarti saya mengamini sebuah aliran sesat, namun lebih kepada efek ketika sebuah ajaran dikatakan sesat atau menyesatkan. Efek yang ditimbulkan jelas tidak baik, sebagaimana contoh kasus yang terbaru Al-Qiyadah, para pemimpinya ditangkapi, pengikutnya diburu dan jelas hal ini menimbulkan keresahan diantara warga sendiri, tidak dapat dipungkiri saling curiga mencurigai antar satu orang dengan yang lainya pun terjadi.&lt;br/&gt;Rakernas MUI yang berahir kemerin telah mengeluarkan 10 kriteria sebuah aliran dianggap sesat, yaitu:&lt;br/&gt;1. Mengingkari salah satu dari rukun iman yang enam dan rukun islam yang lima2. Meyakini dan atau mengikuti aqidah yang tidak sesuai dengan Alquran dan sunnah.3. Meyakini turunnya wahyu setelah Alquran.4. Mengingkari otentisitas dan atau kebenaran isi Alquran.5. Melakukan penafsiran Alquran yang tidak berdasarkan kaidah-kaidah tafsir.6. Mengingkari kedudukan hadis nabi sebagai sumber ajaran Islam.7. Menghina, melecehkan dan atau merendahkan para nabi dan rasul.8. Mengingkari Nabi Muhammad sebagai nabi dan rasul terakhir.9. Mengubah, menambah dan atau mengurangi pokok-pokok ibadah yang telah ditetapkan oleh syariah, seperti haji tidak ke baitullah, salat wajib tidak 5 waktu.10. Mengkafirkan sesama muslim tanpa dalil syar&#039;i seperti mengkafirkan muslim hanya karena bukan kelompoknya.&lt;br/&gt;Namun demikian penjustifikaian sebuah ajaran sesat tidak serta merta, perlu dikaji dan diteliti. Sehingga kita tidak salah dalam melihat suatu aliran atau ajaran. &lt;br/&gt;Contoh yang lain adalah Penyerangan dan pembakaran rumah warga pengamal ajaran Wahidiyah di Kota Tasikmalaya, pembakaran ini dilakukan salah satunya akibat dari Fatwa yang dikeluarkan oleh MUI Kota Tasikmalaya bahwa Ajaran Wahidiyah sesat dan menyesatkan. Akibat dari hal itu banyak para korban hingga saat ini masih hidup dalam pengungsian dan baik secara psikologis, materiil mereka banyak dirugikan.&lt;br/&gt;Padahal dikota lain bahkan MUI Pusat sampai saat ini belum mengeluarkan Fatwa bahwa Wahidiyah menyesatkan. Hal ini menjadi pertanyaan tersendiri bagi saya mengapa itu bisa terjadi? apakah Fatwa bisa dikeuarkan oleh MUI Propinsi atau Kabupaten tentang sesat menyesatkan ini?&lt;br/&gt;Kalau memang seperti itu maka kemungkinan kedepan akan banyak sekali sebuah paham ataupun aliran yang dianggap sesat atau menyesatkan, ketika keyakinan dan aliran yang diyakini berbeda dengan yang dimiliki oleh para pengendali fatwa.&lt;br/&gt;Megara menjamin Hak warga negara, lantas dikemanakan hak kita ketika kita berkeyakinan pun harus diatur oleh negara? Perlu kita ingat kemerdekaan kita terwujud dari sebuah perjuangan bersama-sama tanpa memandang perbedaan Suku, Agama, Ras, Golongan dan Keyakinan. &lt;br/&gt;Bijaksanalah dalam melihat suatu perbedaan, jangan langsung ditanggapi dengan emosi, sebab hasilnya hanya akan mengakibatkan kerugian bagi orang lain. Sangat disayangkan memang Indonesia yang dikenal sopan santunya ahir-ahir ini mulai terkikis, Indonesia dikenal dengan Kemanusiaan yang adil dan beradab jarang dijumpai lagi. yang kita banyak jumpai justru kebiadaban dan tidak mengenal sisi kemanusiaan akibat dari tidak bisa menerima perbedaan diantara kita.&lt;br/&gt;BIJAKSANALAH.............................</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Fenomena merebaknya aliran sesat yang ahir-ahir ini muncul sedikit banyak menyita perhatian sebagian bangsa ini. Tidak hanya hanya dibicarakan ditingkat warga negara, perhatian pun muncul dari pemerintah, hal ini semakin menarik, bukan berarti saya mengamini sebuah aliran sesat, namun lebih kepada efek ketika sebuah ajaran dikatakan sesat atau menyesatkan. Efek yang ditimbulkan jelas tidak baik, sebagaimana contoh kasus yang terbaru Al-Qiyadah, para pemimpinya ditangkapi, pengikutnya diburu dan jelas hal ini menimbulkan keresahan diantara warga sendiri, tidak dapat dipungkiri saling curiga mencurigai antar satu orang dengan yang lainya pun terjadi.<br />Rakernas MUI yang berahir kemerin telah mengeluarkan 10 kriteria sebuah aliran dianggap sesat, yaitu:<br />1. Mengingkari salah satu dari rukun iman yang enam dan rukun islam yang lima2. Meyakini dan atau mengikuti aqidah yang tidak sesuai dengan Alquran dan sunnah.3. Meyakini turunnya wahyu setelah Alquran.4. Mengingkari otentisitas dan atau kebenaran isi Alquran.5. Melakukan penafsiran Alquran yang tidak berdasarkan kaidah-kaidah tafsir.6. Mengingkari kedudukan hadis nabi sebagai sumber ajaran Islam.7. Menghina, melecehkan dan atau merendahkan para nabi dan rasul.8. Mengingkari Nabi Muhammad sebagai nabi dan rasul terakhir.9. Mengubah, menambah dan atau mengurangi pokok-pokok ibadah yang telah ditetapkan oleh syariah, seperti haji tidak ke baitullah, salat wajib tidak 5 waktu.10. Mengkafirkan sesama muslim tanpa dalil syar&#8217;i seperti mengkafirkan muslim hanya karena bukan kelompoknya.<br />Namun demikian penjustifikaian sebuah ajaran sesat tidak serta merta, perlu dikaji dan diteliti. Sehingga kita tidak salah dalam melihat suatu aliran atau ajaran. <br />Contoh yang lain adalah Penyerangan dan pembakaran rumah warga pengamal ajaran Wahidiyah di Kota Tasikmalaya, pembakaran ini dilakukan salah satunya akibat dari Fatwa yang dikeluarkan oleh MUI Kota Tasikmalaya bahwa Ajaran Wahidiyah sesat dan menyesatkan. Akibat dari hal itu banyak para korban hingga saat ini masih hidup dalam pengungsian dan baik secara psikologis, materiil mereka banyak dirugikan.<br />Padahal dikota lain bahkan MUI Pusat sampai saat ini belum mengeluarkan Fatwa bahwa Wahidiyah menyesatkan. Hal ini menjadi pertanyaan tersendiri bagi saya mengapa itu bisa terjadi? apakah Fatwa bisa dikeuarkan oleh MUI Propinsi atau Kabupaten tentang sesat menyesatkan ini?<br />Kalau memang seperti itu maka kemungkinan kedepan akan banyak sekali sebuah paham ataupun aliran yang dianggap sesat atau menyesatkan, ketika keyakinan dan aliran yang diyakini berbeda dengan yang dimiliki oleh para pengendali fatwa.<br />Megara menjamin Hak warga negara, lantas dikemanakan hak kita ketika kita berkeyakinan pun harus diatur oleh negara? Perlu kita ingat kemerdekaan kita terwujud dari sebuah perjuangan bersama-sama tanpa memandang perbedaan Suku, Agama, Ras, Golongan dan Keyakinan. <br />Bijaksanalah dalam melihat suatu perbedaan, jangan langsung ditanggapi dengan emosi, sebab hasilnya hanya akan mengakibatkan kerugian bagi orang lain. Sangat disayangkan memang Indonesia yang dikenal sopan santunya ahir-ahir ini mulai terkikis, Indonesia dikenal dengan Kemanusiaan yang adil dan beradab jarang dijumpai lagi. yang kita banyak jumpai justru kebiadaban dan tidak mengenal sisi kemanusiaan akibat dari tidak bisa menerima perbedaan diantara kita.<br />BIJAKSANALAH&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;..</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Mr. INTROSPEKSI</title>
		<link>http://hermansaksono.com/2007/10/aliran-sesat.html/comment-page-1#comment-4284</link>
		<dc:creator>Mr. INTROSPEKSI</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 10 Nov 2007 12:38:00 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://hermansaksono.com/2007/10/aliran-sesat.html#comment-4284</guid>
		<description>Masalah sesat atau tidak sesat biarkan aja itu. Nanti waktu aja menjawabnya. Lebih baik urus diri sendiri daripada urus orang lain... dan jangan bertindak anarkis dan kriminal.... kalau anda bertindak anarkis dan kriminal anda lebih sesat daripada mereka..... Amin....</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Masalah sesat atau tidak sesat biarkan aja itu. Nanti waktu aja menjawabnya. Lebih baik urus diri sendiri daripada urus orang lain&#8230; dan jangan bertindak anarkis dan kriminal&#8230;. kalau anda bertindak anarkis dan kriminal anda lebih sesat daripada mereka&#8230;.. Amin&#8230;.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: abdul hadi</title>
		<link>http://hermansaksono.com/2007/10/aliran-sesat.html/comment-page-1#comment-4266</link>
		<dc:creator>abdul hadi</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 08 Nov 2007 03:26:00 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://hermansaksono.com/2007/10/aliran-sesat.html#comment-4266</guid>
		<description>Jika aku sampai berkata dan atau berbuat diluar norma, itu tandanya aku tidak cerdas emosi apalagi cerdas sosial. Aku yakin, suksesnya mahluk sosial seperti manusia membutuhkan kecerdasan sosial yang tinggi. Aku harus buka jendela dan bercermin.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Aku lihat komputer, aku lihat kendaraanku, aku juga lihat peralatan yang aku gunakan di ruang tamu, di kamar, di dapur, di kantor, lihat juga teknologi mrt di Singapore, maglev di Pudong, satelit di atas sana, teknologi cellular, huhhh.. sungguh banyak disekitarku, siapa yang melakukan penelitian dan pengembangan semua itu? Apakah orang-orang yang menghabiskan waktu di dalam perselisihan keyakinan spiritual? Mungkin tidak, aku rasa adalah mereka yang menghabiskan waktu bicara tentang persamaan dan atau apa yang dapat masing-masing lakukan lalu mensinerjikannya. Kapan aku dan orang Indonesia bisa begitu?&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Aku teringat ali imron 159, “karena rahmat Allah-lah kamu berlaku lemah lembut”, jika aku tidak bisa lemah lembut apakah karena aku jauh dari rahmat Allah? Ya Allah ampuni aku. “sekiranya kamu bersikap keras dan berhati kasar, tentu mereka menjauh darimu”. Ya Allah ampuni aku, aku ingin jadi mahluk-Mu yang rukun ditengah mereka-mereka yang berkerumun…&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Aku teringat HR.Bukhori [Bab Tafsir Al-Quran] salah satu tafsir dari Al-Fath ayat 8, bahwa orang yang tawakal itu tidak kasar, tidak keras, rukun dalam keramaian, tidak marah jika dihujat, akan tetapi memaafkan dan mengampuni, dan seterusnya. Ya Allah jadikanlah aku ini orang yang sabar dan bertawakal…&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Aku teringat salah satu HR. Ahmad [Musnad Abu Huroiroh], sesungguhnya aku (Muhammad) diutus untuk menyempurnakan kebaikan budi pekerti. Apakah budi pekertiku sudah sesuai dengan apa yang disampaikan Nabi Muhammad? Ya Allah, jadikan aku Muslim yang berbudi pekerti…&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Satu lagi HR.Ahmad, intisarinya, apakah aku sudah membaca Al-Quran? Kalau ya, niscaya ahlakku luhur. Ya Allah mudahkan jalanku untuk menggapai ahlak yang luhur…&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Hhhhmmmm.. banyak lagi..</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Jika aku sampai berkata dan atau berbuat diluar norma, itu tandanya aku tidak cerdas emosi apalagi cerdas sosial. Aku yakin, suksesnya mahluk sosial seperti manusia membutuhkan kecerdasan sosial yang tinggi. Aku harus buka jendela dan bercermin.</p>
<p>Aku lihat komputer, aku lihat kendaraanku, aku juga lihat peralatan yang aku gunakan di ruang tamu, di kamar, di dapur, di kantor, lihat juga teknologi mrt di Singapore, maglev di Pudong, satelit di atas sana, teknologi cellular, huhhh.. sungguh banyak disekitarku, siapa yang melakukan penelitian dan pengembangan semua itu? Apakah orang-orang yang menghabiskan waktu di dalam perselisihan keyakinan spiritual? Mungkin tidak, aku rasa adalah mereka yang menghabiskan waktu bicara tentang persamaan dan atau apa yang dapat masing-masing lakukan lalu mensinerjikannya. Kapan aku dan orang Indonesia bisa begitu?</p>
<p>Aku teringat ali imron 159, “karena rahmat Allah-lah kamu berlaku lemah lembut”, jika aku tidak bisa lemah lembut apakah karena aku jauh dari rahmat Allah? Ya Allah ampuni aku. “sekiranya kamu bersikap keras dan berhati kasar, tentu mereka menjauh darimu”. Ya Allah ampuni aku, aku ingin jadi mahluk-Mu yang rukun ditengah mereka-mereka yang berkerumun…</p>
<p>Aku teringat HR.Bukhori [Bab Tafsir Al-Quran] salah satu tafsir dari Al-Fath ayat 8, bahwa orang yang tawakal itu tidak kasar, tidak keras, rukun dalam keramaian, tidak marah jika dihujat, akan tetapi memaafkan dan mengampuni, dan seterusnya. Ya Allah jadikanlah aku ini orang yang sabar dan bertawakal…</p>
<p>Aku teringat salah satu HR. Ahmad [Musnad Abu Huroiroh], sesungguhnya aku (Muhammad) diutus untuk menyempurnakan kebaikan budi pekerti. Apakah budi pekertiku sudah sesuai dengan apa yang disampaikan Nabi Muhammad? Ya Allah, jadikan aku Muslim yang berbudi pekerti…</p>
<p>Satu lagi HR.Ahmad, intisarinya, apakah aku sudah membaca Al-Quran? Kalau ya, niscaya ahlakku luhur. Ya Allah mudahkan jalanku untuk menggapai ahlak yang luhur…</p>
<p>Hhhhmmmm.. banyak lagi..</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: penggerak.bangsa</title>
		<link>http://hermansaksono.com/2007/10/aliran-sesat.html/comment-page-1#comment-4264</link>
		<dc:creator>penggerak.bangsa</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 07 Nov 2007 22:41:00 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://hermansaksono.com/2007/10/aliran-sesat.html#comment-4264</guid>
		<description>Semua harus introspeksi. termasuk para ulama. jangan sampai ulama kerjaanya politik saja, tak mengurusi umat. Kekerasan bukanjalan terbaik, masih ada 1000 jalan dialog. buka saja www.selamatkanbangsa.blogspot.com.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;zakaria</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Semua harus introspeksi. termasuk para ulama. jangan sampai ulama kerjaanya politik saja, tak mengurusi umat. Kekerasan bukanjalan terbaik, masih ada 1000 jalan dialog. buka saja <a href="http://www.selamatkanbangsa.blogspot.com" rel="nofollow">http://www.selamatkanbangsa.blogspot.com</a>.</p>
<p>zakaria</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Nadia</title>
		<link>http://hermansaksono.com/2007/10/aliran-sesat.html/comment-page-1#comment-4263</link>
		<dc:creator>Nadia</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 07 Nov 2007 17:35:00 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://hermansaksono.com/2007/10/aliran-sesat.html#comment-4263</guid>
		<description>&gt; Abdul Hadi&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;klo semua orang Indo pikirannya sama kayak Abdul Hadi..&lt;br/&gt;ga bakal deh ada konflik antar agama..&lt;br/&gt;miris ngeliat agama-agama tuh, seringnya mengecewakan&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;selama aliran atau kepercayaan memberikan dampak positif, ya terusin aja&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;dari orang yang ga beragama</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>> Abdul Hadi</p>
<p>klo semua orang Indo pikirannya sama kayak Abdul Hadi..<br />ga bakal deh ada konflik antar agama..<br />miris ngeliat agama-agama tuh, seringnya mengecewakan</p>
<p>selama aliran atau kepercayaan memberikan dampak positif, ya terusin aja</p>
<p>dari orang yang ga beragama</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Sanni</title>
		<link>http://hermansaksono.com/2007/10/aliran-sesat.html/comment-page-1#comment-4259</link>
		<dc:creator>Sanni</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 06 Nov 2007 23:26:00 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://hermansaksono.com/2007/10/aliran-sesat.html#comment-4259</guid>
		<description>to: Abdul Hadi&lt;br/&gt;Saya setuju sekali dengan anda....&lt;br/&gt;Sesuai juga dengan firman :Bukan kamu yang memilih Aku,tapi Aku yang memilih kamu.&lt;br/&gt;Marilah kita pertinggi toleransi,menghargai perbedaan,menghargai hak pribadi orang lain,menyebar kebaikkan,yang terpenting ,taat akan perintahNYA.&lt;br/&gt;Tuhan berkati</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>to: Abdul Hadi<br />Saya setuju sekali dengan anda&#8230;.<br />Sesuai juga dengan firman :Bukan kamu yang memilih Aku,tapi Aku yang memilih kamu.<br />Marilah kita pertinggi toleransi,menghargai perbedaan,menghargai hak pribadi orang lain,menyebar kebaikkan,yang terpenting ,taat akan perintahNYA.<br />Tuhan berkati</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

