Anecdotes - January 18th, 2008
Anekdot Gelar Raja-Raja Kita
Mari kita membahas penguasa-penguasa lain negeri ini. Rupanya orang kerajaan Mataram punya cara lucu untuk memberi gelar post-mortem bagi raja yang sudah mangkat.
Contohnya adalah Panembahan Hanyakrawati—penerus Panembahan Senopati—yang meninggal dalam sebuah kecelakaan ketika berburu di daerah Krapyak. Sebagai gelar kehormatan, beliau dijuluki Panembahan Sedo Krapyak (panembahan yang mati di Krapyak).
Sri Sultan Hamengkubuwono IV, raja Kraton Yogyakarta, meninggal ketika sedang bertamasya. Kemudian, cucu-buyutnya cucu-buyut Panembahan Hanyakrawati ini mendapat gelar Sultan Seda Ing Pesiyar (sultan yang tewas ketika sedang tamasya).
Entah kenapa Panembahan Senopati tidak mendapat gelar post-mortem. Beliau justru mendapat gelar abadi karena sering nongkrong di sebelah utara Pasar Kotagede. Gelarnya adalah Ngabehi Loring Pasar (tuan yang di sebelah utara pasar).
35 Comments
-
Herman Saksono Post Mortem:
Panembahan Hangeblogiyanto -
Wah… boleh juga tuh!
Coba kalo digali diteliti gelar-gelar seluruh Nusantara tentu akan lebih unik dan lebih fun…
kalo di Minangkabau, ada Gelar begini:
Bagindo nan Gadang Salero artinya Baginda Berselera Besar alias Tukang Makan. -
Panembahan Senopati terkenal dengan julukan Senopati Ingalogo, mungkin karena dia tak terkalahkan kalo lagi perang tanding???
Kemaren aku baca di koran MERAPI
Pangeran Sedo Lepen, pangeran yang meninggal di pinggir sungai (lepen). Konon, istrinya mati saat melahirkan anaknya. Pangeran Sedo Lepen menitipkan pusakanya kepada Sunan Kudus untuk “dibersihkan” yang ternyata dalam episode selanjutnya oleh istri “yang entah keberapa”-nya Sunan Kudus diberikan kepada utusan Mataram.
Mengetahui itu Sedo Lepen mengejar si utusan dan berkelahi sambil mengedong anaknya, alhasil senjata pangeran sedo lepen lah yang akhirnya mengakhiri hidupnya sendiri. Si anak kemudian terlempar dan “nyangkut”, yang kemudian berjuluk ARYA PENANGSANG.
gitu cerita versi MERAPI, kalo kebenaran nya mah meneketehe???
Selain itu dalam sejarah Kesultanan Palembang dikenal juga:
Pangeran Sedo Ing Lautan (1547-1552)
Pangeran Sedo Ing Puro (1630-1639)
Pangeran Sedo Ing Kenayan (1639-1650)
Pangeran Sedo Ing Pesarean (1651-1652)
Pangeran Sedo Ing Rajek (1652-1659)ga tau dech kenapa suka banget dengan kata2 SEDO?
-
robertus arian:
Herman Saksono Post Mortem:
Panembahan Hangeblogiyanto
Robertus Arian post-mortem:
Panembahan SipilisdiKO:
kalo di Minangkabau, ada Gelar begini:
Bagindo nan Gadang Salero artinya Baginda Berselera Besar alias Tukang Makan
Mirip Sri Sultan Hamengkubuwono VI yang terkenal kaya-raya sehingga dijuluki ‘Sultan Sugih’ :))pacarkecilku:
‘Pangeran Sedo Ing Pesarean’
Eh, apakah ‘sedo ing pesarean’ itu artinya ‘meninggal di kuburan’? Serem yak? -
sare = tidur
mungkin maksudnya “pangeran yang meninggal dalam tidur”?
atau mungkin “pangeran yang meninggal di atas tempat tidur”, ga jelas gt dech???-
pesarean=kuburan
-
-
hayah…
sedo sedo semua…
kalo saia brarti jadi
Soegirang Sedoblog
.
.
maksa…-
aslmkm buat rekan2 yg membicarakan nama pangeran sedo pasarean dll tolong ya nama2 beliau adalah pemimpin pada masa palembang darusalam jadi tolong ya rekan mohon dihormati wlkmslm
-
-
Kenapa dikasih nama setelah “sedo”, kalo yang punya nama protes khan repot…
-
Adis said…
Kenapa dikasih nama setelah “sedo”, kalo yang punya nama protes khan repot…
Raja jaman dulu kan baekk! :Dblogirang said…
kalo saia brarti jadi
Soegirang Sedoblog
bukan, Soegirang Sedo Satir :p -
waduh… meninggal pun harus punya nama baru yak
-
mon, kalau Pak Harto post mortem apa, ya?
panembahan sedo ing bakullengo
panembahan gober
senopati telungpuluhanloro
…
..
.btw, apa layak kita kasih gelar post mortem? hahaha
-
Pangeran Sedo Ing Pesarean = pangeran yang meninggal diatas kasur. kira2 lagi ngapain ya sampe meninggal gitu ;)
-
aslmkm pangeran sedo ing pasarean (jamaludin mangkurat VI makamnya terletak di 2 ilir palembang tidak ada bukti tertulis wafat di kasur karna beliau menggantikan sepupunya pangeran sedo ing kenayan yg wafat teraniaya jadi saya mohon tolong kita sama 2 menghormati beliau coba kt pikir seandainya saat keluarga kt teraniaya(masa berkabung) kita dikenang meninggal dikasur dan informasinya di plesetkan bagaimana perasaan kt….wlkmslm
-
-
^
^
^
^
post mortem soeharto… -
orang jaman dulu memang udah nyentrik ya namanya.. hahahahahaha… mbah harto opo ngko gelare?
-
Ternyata .. selera humor-nya tinggi juga ya para raja2 itu. Btw, yang ngasih namanya siapa ya?? apa kah raja selanjutnya, atau abdi dalam *kualat*
-
pangeran sudo ing linux (lagi install apa coba di linux?)
lagi bicara Die Hart 5 ya?
-
setau saya, Pangeran Sedo Ing Krapyak (Mas Jolang) itu sebelum Sutawijaya (Panembahan Senopati) deh..
:D
-
Ora to zam:
1 Penambahan Senopati
2 Hanyakrawati
3 Raja Rapatio Terkenal
4 Sultan Agung -
penembahan senopati saktine sejagad ditimpo kelopo ora opo-opo
ho.. ho.. gelar siapa ini? coba tebak.
-
-
Penembahan Pede Tenanan = Sudah embah-embah dan mati beneran.
Pangeran Seda Ndadak = Raja sakit jantung
Pangeran Seda ya Kemawon = Raja Nggragas..:-))
-
ralat:1. ‘Pede’ –> Seda
(kok bisa salah ketiknya jauh) -
Adalagi Panembahan Sedo Opo Ora ….iku lagune Manthoes yo ???
Mas-mas sido opo ora mas……. -
Ta tambah ke. gelar baru Dewa Rental Komputer
Hua ha ha ha ha -
Loh Kalau Gelar Niki Duwene Sopo Esuk Panembahan Layung Kembar
-
Seng duwe gelar Niku Yae Duwe Keris Kyai Bondit, Keris Kyai Condongcampur, Lan Tombak Korowelang
-
Raja kita dinusantaran sudah pumya gelar masing2
-
sing nduwe awak ku ayao golekne aku neng jagad bumi ne muncul meski wayah-wayahne…ne ngerti lakon ku saniki meneng no..akeh wong ra iso ndelo jeroanne
-
sing nduwe awak ku ayao golekne aku neng jagad bumi ne muncul meski wayah-wayahne…ne ngerti lakon ku saniki meneng no..akeh wong ra iso ndelo jeroanne paso patih lambangku tomabk payung jogja lamabng ku keris mataram hindu lamabng ku emapat dimensi layungku
-
tidak nyabung
-
‘ Pangeran haryo sedo ing cepitan pupu’
mati ngapaim hayo… -
^ goyang teruus
-
“pangeran sedo ketujep paku ning latar gek pit-go-pat-ga-pit geje pit SILIT”
SILITE PAL…