<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Terasi Serangan FPI</title>
	<atom:link href="http://hermansaksono.com/2008/06/terasi-serangan-fpi.html/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://hermansaksono.com/2008/06/terasi-serangan-fpi.html</link>
	<description>Patternless thoughts, pointless wisdom</description>
	<lastBuildDate>Sat, 11 Feb 2012 08:27:17 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3</generator>
	<item>
		<title>By: berita indonesia</title>
		<link>http://hermansaksono.com/2008/06/terasi-serangan-fpi.html/comment-page-3#comment-101021</link>
		<dc:creator>berita indonesia</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 30 Sep 2010 12:11:39 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://hermansaksono.com/2008/06/terasi-serangan-fpi.html#comment-101021</guid>
		<description>ini baru postingan berkualitas namanya &#058;&#041;</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>ini baru postingan berkualitas namanya &#058;&#041;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Abdul</title>
		<link>http://hermansaksono.com/2008/06/terasi-serangan-fpi.html/comment-page-3#comment-78643</link>
		<dc:creator>Abdul</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 29 Jun 2010 05:44:30 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://hermansaksono.com/2008/06/terasi-serangan-fpi.html#comment-78643</guid>
		<description>http://www.petitiononline.com/noFPI/petition.html</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.petitiononline.com/noFPI/petition.html" rel="nofollow">http://www.petitiononline.com/noFPI/petition.html</a></p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: firman</title>
		<link>http://hermansaksono.com/2008/06/terasi-serangan-fpi.html/comment-page-3#comment-78577</link>
		<dc:creator>firman</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 28 Jun 2010 15:56:01 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://hermansaksono.com/2008/06/terasi-serangan-fpi.html#comment-78577</guid>
		<description>apa dasarnya?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>apa dasarnya?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: firman</title>
		<link>http://hermansaksono.com/2008/06/terasi-serangan-fpi.html/comment-page-3#comment-78569</link>
		<dc:creator>firman</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 28 Jun 2010 15:44:00 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://hermansaksono.com/2008/06/terasi-serangan-fpi.html#comment-78569</guid>
		<description>Di sudut pasar Madinah ada seorang pengemis Yahudi
buta yang setiap harinya selalu berkata kepada setiap
orang yang mendekatinya, &quot;Wahai saudaraku, jangan
dekati Muhammad, dia itu orang gila, dia itu
pembohong, dia itu tukang sihir, apabila kalian
mendekatinya maka kalian akan dipengaruhinya&quot; .

Namun, setiap pagi Muhammad Rasulullah SAW
mendatanginya dengan membawakan makanan, dan tanpa
berucap sepatah kata pun Rasulullah SAW menyuapkan
makanan yang dibawanya kepada pengemis itu sedangkan
pengemis itu tidak mengetahui bahwa yang menyuapinya
itu adalah Rasulullah SAW. Rasulullah SAW melakukan
hal ini setiap hari sampai beliau wafat.

Setelah wafatnya Rasulullah SAW, tidak ada lagi
orang yang membawakan makanan setiap pagi kepada
pengemis Yahudi buta itu. Suatu hari sahabat terdekat
Rasulullah SAW yakni Abubakar RA berkunjung ke rumah
anaknya Aisyah RA yang tidak lain tidak bukan
merupakan isteri Rasulullah SAW dan beliau bertanya kepada anaknya itu, &quot;Anakku, adakah kebiasaan

kekasihku yang belum aku kerjakan?&quot;.

Aisyah RA menjawab, &quot;Wahai ayah, engkau adalah seorang
ahli sunnah dan hampir tidak ada satu kebiasaannya pun
yang belum ayah lakukan kecuali satu saja&quot;.
&quot;Apakah Itu?&quot;, tanya Abubakar RA.
&quot;Setiap pagi Rasulullah SAW selalu pergi ke ujung
pasar dengan membawakan makanan untuk seorang pengemis
Yahudi buta yang ada di sana&quot;, kata Aisyah RA.

Keesokan harinya Abubakar RA pergi ke pasar dengan
membawa makanan untuk diberikan kepada pengemis itu.
Abubakar RA mendatangi pengemis itu lalu memberikan
makanan itu kepadanya. Ketika Abubakar RA mulai
menyuapinya, sipengemis marah sambil menghardik,
&quot;Siapakah kamu?&quot;. Abubakar RA menjawab, &quot;Aku orang
yang biasa (mendatangi engkau).&quot;
&quot;Bukan! Engkau bukan orang yang biasa mendatangiku&quot; ,
bantah si pengemis buta itu.

&quot;Apabila ia datang kepadaku tidak susah tangan ini
memegang dan tidak susah mulut ini mengunyah. Orang
yang biasa mendatangiku itu selalu menyuapiku, tapi
terlebih dahulu dihaluskannya makanan tersebut
setelah itu ia berikan padaku&quot;, pengemis itu
melanjutkan perkataannya.

Abubakar RA tidak dapat menahan air matanya, ia
menangis sambil berkata kepada pengemis itu, &quot;Aku
memang bukan orang yang biasa datang padamu. Aku
adalah salah seorang dari sahabatnya, orang yang mulia
itu telah tiada. Ia adalah Muhammad Rasulullah SAW&quot;.

Seketika itu juga pengemis itu pun menangis mendengar
penjelasan Abubakar RA, dan kemudian berkata,
&quot;Benarkah demikian? Selama ini aku selalu menghinanya,
memfitnahnya, ia tidak pernah memarahiku sedikitpun,
ia mendatangiku dengan membawa makanan setiap pagi, ia
begitu mulia.... &quot;

Pengemis Yahudi buta tersebut akhirnya bersyahadat di
hadapan Abubakar RA saat itu juga dan sejak hari itu
menjadi muslim.

Gue rasa para anggota FPI sudah puluhan atau ratusan kali ngedenger cerita ini. Tapi kenapa mereka gak mencoba mencontoh Rasul yang katanya mereka cintai itu? Pesona Islam salah satunya berasal dari akhlak mulia yang mereka ajarkan. Walaupun gue bukan muslim yang sempurna, jujur gue sedih banget melihat islam dipandang kasar dan memaksa oleh orang-orang...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Di sudut pasar Madinah ada seorang pengemis Yahudi<br />
buta yang setiap harinya selalu berkata kepada setiap<br />
orang yang mendekatinya, &#8220;Wahai saudaraku, jangan<br />
dekati Muhammad, dia itu orang gila, dia itu<br />
pembohong, dia itu tukang sihir, apabila kalian<br />
mendekatinya maka kalian akan dipengaruhinya&#8221; .</p>
<p>Namun, setiap pagi Muhammad Rasulullah SAW<br />
mendatanginya dengan membawakan makanan, dan tanpa<br />
berucap sepatah kata pun Rasulullah SAW menyuapkan<br />
makanan yang dibawanya kepada pengemis itu sedangkan<br />
pengemis itu tidak mengetahui bahwa yang menyuapinya<br />
itu adalah Rasulullah SAW. Rasulullah SAW melakukan<br />
hal ini setiap hari sampai beliau wafat.</p>
<p>Setelah wafatnya Rasulullah SAW, tidak ada lagi<br />
orang yang membawakan makanan setiap pagi kepada<br />
pengemis Yahudi buta itu. Suatu hari sahabat terdekat<br />
Rasulullah SAW yakni Abubakar RA berkunjung ke rumah<br />
anaknya Aisyah RA yang tidak lain tidak bukan<br />
merupakan isteri Rasulullah SAW dan beliau bertanya kepada anaknya itu, &#8220;Anakku, adakah kebiasaan</p>
<p>kekasihku yang belum aku kerjakan?&#8221;.</p>
<p>Aisyah RA menjawab, &#8220;Wahai ayah, engkau adalah seorang<br />
ahli sunnah dan hampir tidak ada satu kebiasaannya pun<br />
yang belum ayah lakukan kecuali satu saja&#8221;.<br />
&#8220;Apakah Itu?&#8221;, tanya Abubakar RA.<br />
&#8220;Setiap pagi Rasulullah SAW selalu pergi ke ujung<br />
pasar dengan membawakan makanan untuk seorang pengemis<br />
Yahudi buta yang ada di sana&#8221;, kata Aisyah RA.</p>
<p>Keesokan harinya Abubakar RA pergi ke pasar dengan<br />
membawa makanan untuk diberikan kepada pengemis itu.<br />
Abubakar RA mendatangi pengemis itu lalu memberikan<br />
makanan itu kepadanya. Ketika Abubakar RA mulai<br />
menyuapinya, sipengemis marah sambil menghardik,<br />
&#8220;Siapakah kamu?&#8221;. Abubakar RA menjawab, &#8220;Aku orang<br />
yang biasa (mendatangi engkau).&#8221;<br />
&#8220;Bukan! Engkau bukan orang yang biasa mendatangiku&#8221; ,<br />
bantah si pengemis buta itu.</p>
<p>&#8220;Apabila ia datang kepadaku tidak susah tangan ini<br />
memegang dan tidak susah mulut ini mengunyah. Orang<br />
yang biasa mendatangiku itu selalu menyuapiku, tapi<br />
terlebih dahulu dihaluskannya makanan tersebut<br />
setelah itu ia berikan padaku&#8221;, pengemis itu<br />
melanjutkan perkataannya.</p>
<p>Abubakar RA tidak dapat menahan air matanya, ia<br />
menangis sambil berkata kepada pengemis itu, &#8220;Aku<br />
memang bukan orang yang biasa datang padamu. Aku<br />
adalah salah seorang dari sahabatnya, orang yang mulia<br />
itu telah tiada. Ia adalah Muhammad Rasulullah SAW&#8221;.</p>
<p>Seketika itu juga pengemis itu pun menangis mendengar<br />
penjelasan Abubakar RA, dan kemudian berkata,<br />
&#8220;Benarkah demikian? Selama ini aku selalu menghinanya,<br />
memfitnahnya, ia tidak pernah memarahiku sedikitpun,<br />
ia mendatangiku dengan membawa makanan setiap pagi, ia<br />
begitu mulia&#8230;. &#8221;</p>
<p>Pengemis Yahudi buta tersebut akhirnya bersyahadat di<br />
hadapan Abubakar RA saat itu juga dan sejak hari itu<br />
menjadi muslim.</p>
<p>Gue rasa para anggota FPI sudah puluhan atau ratusan kali ngedenger cerita ini. Tapi kenapa mereka gak mencoba mencontoh Rasul yang katanya mereka cintai itu? Pesona Islam salah satunya berasal dari akhlak mulia yang mereka ajarkan. Walaupun gue bukan muslim yang sempurna, jujur gue sedih banget melihat islam dipandang kasar dan memaksa oleh orang-orang&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Mari belajar tanya jawab dengan FPI ituh..</title>
		<link>http://hermansaksono.com/2008/06/terasi-serangan-fpi.html/comment-page-3#comment-41725</link>
		<dc:creator>Mari belajar tanya jawab dengan FPI ituh..</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 24 Jan 2010 09:34:36 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://hermansaksono.com/2008/06/terasi-serangan-fpi.html#comment-41725</guid>
		<description>[...] Terasi Serangan FPI (Momon) [...]</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>[...] Terasi Serangan FPI (Momon) [...]</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: zo</title>
		<link>http://hermansaksono.com/2008/06/terasi-serangan-fpi.html/comment-page-3#comment-19396</link>
		<dc:creator>zo</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 29 Jan 2009 16:05:32 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://hermansaksono.com/2008/06/terasi-serangan-fpi.html#comment-19396</guid>
		<description>saya zo dari kuala lumpur,saya menyokong sampai mati  aksi fpi,laskar jihad demi menjaga maruah agama islam ,membela saudara2 teraniaya...kalau boleh malaysia dan indonesia bergabung dalam membela agama islam yang semakin tercalar kini. indonesia dan malaysia patut bergabung menjadi satu negara majoriti islam yang cemerlang...maju laskar jihad dan fpi</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>saya zo dari kuala lumpur,saya menyokong sampai mati  aksi fpi,laskar jihad demi menjaga maruah agama islam ,membela saudara2 teraniaya&#8230;kalau boleh malaysia dan indonesia bergabung dalam membela agama islam yang semakin tercalar kini. indonesia dan malaysia patut bergabung menjadi satu negara majoriti islam yang cemerlang&#8230;maju laskar jihad dan fpi</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: atom</title>
		<link>http://hermansaksono.com/2008/06/terasi-serangan-fpi.html/comment-page-3#comment-13632</link>
		<dc:creator>atom</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 06 Nov 2008 14:09:20 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://hermansaksono.com/2008/06/terasi-serangan-fpi.html#comment-13632</guid>
		<description>Fitnah dunia semakin kencang kayaknya, yg benar disalahin yg salah dibenarin.

Wong dah jelas ahmadiyah melecehkan islam dan nabi dibela.

Nunggu Imam Mahdi dan Isa Al Masih AS, biar tahu rasa mereka.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Fitnah dunia semakin kencang kayaknya, yg benar disalahin yg salah dibenarin.</p>
<p>Wong dah jelas ahmadiyah melecehkan islam dan nabi dibela.</p>
<p>Nunggu Imam Mahdi dan Isa Al Masih AS, biar tahu rasa mereka.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: pro FPI</title>
		<link>http://hermansaksono.com/2008/06/terasi-serangan-fpi.html/comment-page-3#comment-13166</link>
		<dc:creator>pro FPI</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 29 Oct 2008 03:43:54 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://hermansaksono.com/2008/06/terasi-serangan-fpi.html#comment-13166</guid>
		<description>ass.saya sangat kecewa dwngan penulis artikel diatas soalnya dia orangnya tu g pakai pikiran asl
nulis aja lihat aja isi dari artikelnya semua fitnah soalnya dia hanya melihat sisi kejelekan fpi aja tidak melihat sisi busuk akbb,bung asal anda tahu fitnah itu lbh kejam dari pembunuhan dan FPI tidak bisa dibubarkan walaupun seaandainya dibubarkan kecintaan trhdp fpi masih ada di hati para laskar2</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>ass.saya sangat kecewa dwngan penulis artikel diatas soalnya dia orangnya tu g pakai pikiran asl<br />
nulis aja lihat aja isi dari artikelnya semua fitnah soalnya dia hanya melihat sisi kejelekan fpi aja tidak melihat sisi busuk akbb,bung asal anda tahu fitnah itu lbh kejam dari pembunuhan dan FPI tidak bisa dibubarkan walaupun seaandainya dibubarkan kecintaan trhdp fpi masih ada di hati para laskar2</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: YATI "PESEKkkk:</title>
		<link>http://hermansaksono.com/2008/06/terasi-serangan-fpi.html/comment-page-3#comment-12533</link>
		<dc:creator>YATI "PESEKkkk:</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 21 Oct 2008 09:28:28 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://hermansaksono.com/2008/06/terasi-serangan-fpi.html#comment-12533</guid>
		<description>eh....kang ...,sapa tuh Mohamad (?)....situ jangan &quot;nyanyi&quot; lahu JADUL........ISLAM itu terlalu AGUNG dihubungkan....disangkutpautken dgn Preman2/-pengangguran macam FPI itu. FPI itu cuma menjadikan ISLAM kedok.... Ujung2nya ya cuma NGERAMPOK,,,,,,pura2 pake JUBAH.....dahinya HITAM (bukan karena kebanyakan SUJUD pada Alloh SWT......tapi cuma AKTING......&quot;pura2 suci&quot;..... Huh malu2in....azza..</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>eh&#8230;.kang &#8230;,sapa tuh Mohamad (?)&#8230;.situ jangan &#8220;nyanyi&#8221; lahu JADUL&#8230;&#8230;..ISLAM itu terlalu AGUNG dihubungkan&#8230;.disangkutpautken dgn Preman2/-pengangguran macam FPI itu. FPI itu cuma menjadikan ISLAM kedok&#8230;. Ujung2nya ya cuma NGERAMPOK,,,,,,pura2 pake JUBAH&#8230;..dahinya HITAM (bukan karena kebanyakan SUJUD pada Alloh SWT&#8230;&#8230;tapi cuma AKTING&#8230;&#8230;&#8221;pura2 suci&#8221;&#8230;.. Huh malu2in&#8230;.azza..</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: muhammad</title>
		<link>http://hermansaksono.com/2008/06/terasi-serangan-fpi.html/comment-page-3#comment-12155</link>
		<dc:creator>muhammad</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 16 Oct 2008 04:51:27 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://hermansaksono.com/2008/06/terasi-serangan-fpi.html#comment-12155</guid>
		<description>kalo anda adalah muslim sejati pasti mendukung FPI
&lt;blockquote&gt;Setahu saya menggunakan logika sesat bukanlah ciri muslim yang baik.&lt;/blockquote&gt;</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>kalo anda adalah muslim sejati pasti mendukung FPI</p>
<blockquote><p>Setahu saya menggunakan logika sesat bukanlah ciri muslim yang baik.</p></blockquote>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

