hermansaksono

Patternless thoughts, pointless wisdom

Reviews - May 21st, 2010

Green Zone

Invasi Amerika Serikat ke Irak dimaksudkan sebagai serangan yang singkat dan tepat, dengan tujuan utama membongkar keberadaan Senjata Pemusnah Massal (WMD) yang konon diproduksi sembunyi-sembunyi oleh Saddam Hussein. Jika di kemudian hari prestasi yang dielu-elukan rezim Bush adalah menjatuhkan kediktatoran Saddam dan menetaskan demokrasi di Irak, maka sudah sewajarnya orang bertanya-tanya “ada apa gerangan di Gedung Putih sana sampai akhirnya berganti bendera?”.

Green Zone berusaha menjawab pertanyaan itu—dari sudut pandang Irak—melalui tokoh Roy Miller (Matt Damon), seorang pasukan khusus yang diterjukan ke Baghdad untuk menemukan WMD. Setelah berkali-kali mendapatkan nihil ketika merazia lokasi WMD dari hasil laporan intelijen bernama “Magellan”, maka Miller mulai melepas diri dan bekerja di luar komando. Menembus birokasi komando AS di Irak, dan intrik-intriknya, Miller mengurai rahasia-rahasia yang dibungkus oleh ketakutan akan senjata pemusnah masal.

Film ini dipuji The New York Times karena mampu menyederhanakan kompleksitas perang Irak tanpa menjadi ampang. Sutradara Paul Greengrass, yang juga mensutradarai seri Bourne, sukses membangun ketukan plot yang mencekam dan padat, walaupun kurang “kedalaman”, mirip dengan Bourne Ultimatum yang juga disutradarainya. Tetap saja ini film Hollywood yang bagus dan memuaskan, yang agak jarang muncul di layar lebar akhir-akhir ini

12 Comments


Leave a Reply