hermansaksono

Patternless thoughts, pointless wisdom

Politik - June 24th, 2011

Drama Korea Mencerahkan Korea Utara #CatatanDiAS

Eun Kyoung Kwon persis seperti seorang wanita Korea dalam bayangan kita. Gerak-geriknya tertata, berbicara teratur, dan tutur katanya cerdas. Ia adalah manager internasional untuk situs berita The Daily NK, yang melaporkan situasi Korea Utara untuk dunia.

Maka pertanyaan pertama saya adalah “Bagaimana Daily NK mendapatkan berita dari Korea Utara?”

Korea Utara bisa dibilang sebagai negara yang paling tertutup sedunia. Tidak banyak yang diketahui dunia tentang Korea Utara. Semua pengunjung (sangat langka), diawasi terus gerak geriknya. Demikian juga informasi yang diperoleh rakyatnya. Media massa dikendalikan sepenuhnya oleh Kim Jong-il, Pemimpin Agung Korea Utara.

“Sumber kami adalah pelarian dari Korut, dan juga dari para penyelundup,” ujar Eun Kyoung Kwon ketika kami ngobrol di Foreign Press Center, Washington, D.C.

Melalui para informan inilah, Eun Kyoung memperoleh informasi terkini dari Korea Utara. Sebuah berita yang cukup menyayat adalah tentang hukuman mati untuk 3 orang maling. Tiga pencuri itu didakwa mencuri minyak tanah, kabel meter, dan jagung 50 kilo. Berita lain adalah jatah beras dan jagung untuk petani yang berkurang karena harus diberikan untuk tentara.

Akan tetapi tidak semua berita di Daily NK bernada pahit getir. Tilik saja artikel tentang Korean Wave, tentang pemuda-pemudi Korea Utara yang mulai gandrung memakai skinny jeans.

Tunggu… Korea Utara? Dan skinny jeans!?

Menurut Eun Kyoung, penduduk Korea Utara tergila-gila dengan drama Korea seperti “Smile Dong-hae” dan “Midas”. Sinetron-sinetron itu diselundupkan melalui DVD dari perbatasan di RRC. Akibatnya budaya mutakhir seperti skinny jeans ikut terbawa masuk ke negara tirai besi. Drama Korea telah memberi masyarakat Korut gambaran bahwa situasi di luar sana lebih baik, daripada yang diceritakan oleh Kim Jong-il.

Saya kemudian mencoba bertanya apakah Eun Kyung juga menggemari drama Korea. Ternyata ia jarang menonton. :D

Wah sama. Saya juga gak pernah nonton sinetron Indonesia.

10 Comments


Leave a Reply