<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>hermansaksono &#187; dr monika</title>
	<atom:link href="http://hermansaksono.com/tag/dr-monika/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://hermansaksono.com</link>
	<description>Patternless thoughts, pointless wisdom</description>
	<lastBuildDate>Sat, 04 Feb 2012 13:51:20 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3</generator>
		<item>
		<title>Dr. Monika Menjawab: Checklist Tidak Dewasa</title>
		<link>http://hermansaksono.com/2008/01/dr-monika-menjawab-tidak-dewasa.html</link>
		<comments>http://hermansaksono.com/2008/01/dr-monika-menjawab-tidak-dewasa.html#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 21 Jan 2008 06:19:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Herman</dc:creator>
				<category><![CDATA[Random]]></category>
		<category><![CDATA[dr monika]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hermansaksono.com/2008/01/dr-monika-menjawab-checklist-tidak-dewasa.html</guid>
		<description><![CDATA[Dok, beberapa saat yang lalu seorang cewek mengatai saya begini: &#8220;Jok, kamu tu nggak dewasa banget! Mending kita temenan aja!&#8221; Saya pun keheranan karena saya tidak mengenal cewek itu sama sekali, dan nama saya Michael, bukan Joko. Tapi sesampainya di rumah saya jadi kepikiran, jangan-jangan yang dikatakan cewek tadi benar adanya. Jangan-jangan saya memang tidak [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<blockquote><p>Dok, beberapa saat yang lalu seorang cewek mengatai saya begini:</p>
<p>&#8220;Jok, kamu tu nggak dewasa banget! Mending kita temenan aja!&#8221;</p>
<p>Saya pun keheranan karena saya tidak mengenal cewek itu sama sekali, dan nama saya Michael, bukan Joko. Tapi sesampainya di rumah saya jadi kepikiran, jangan-jangan yang dikatakan cewek tadi benar adanya. Jangan-jangan saya memang tidak dewasa.</p>
<p>Michael, Kedu</p></blockquote>
<p>Dik Michael yang baik. Kedewasaan orang memang bisa diukur dari segi fisik dan psikologis. Banyak bapak-bapak yang saya temui fisiknya sudah seperti bapak-bapak, tapi perilakunya seperti balita: bapak lima tahun. Tetapi rupanya masalah kedewasaan memang menjadi topik yang serius sehingga ada artikel khusus di Wikipedia yang membahas tentang kedewasaan. Saya buatkan <i>checklist</i> apakah anda cukup dewasa:</p>
<table class="table-dialog">
<tbody>
<tr>
<td>
<input id="cb1" type="checkbox"></td>
<td><label for="cb1"><b>Kendali diri</b>, bisa mengendalikan emosi dan kendaraan bermotor</label></td>
</tr>
<tr>
<td>
<input id="cb2" type="checkbox"></td>
<td><label for="cb2"><b>Stabil</b>, tidak sering gembira, lalu tiba-tiba susah</label></td>
</tr>
<tr>
<td>
<input id="cb3" type="checkbox"></td>
<td><label for="cb3"><b>Independen</b>, tidak tergantung kepada kedelai impor</label></td>
</tr>
<tr>
<td>
<input id="cb4" type="checkbox"></td>
<td><label for="cb4"><b>Serius</b>, memiliki tatapan yang sendu dan jarang bercanda</label></td>
</tr>
<tr>
<td>
<input id="cb5" type="checkbox"></td>
<td><label for="cb5"><b>Bertanggung-jawab</b>, mengutamakan hak di atas kewajiban</label></td>
</tr>
<tr>
<td>
<input id="cb6" type="checkbox"></td>
<td><label for="cb6"><b>Awas</b>, banyak anak-anak</label></td>
</tr>
<tr>
<td>
<input id="cb7" type="checkbox"></td>
<td><label for="cb7"><b>Ketahanan</b>, rajin menjenguk sel-sel kantor polisi</label></td>
</tr>
<tr>
<td>
<input id="cb8" type="checkbox"></td>
<td><label for="cb8"><b>Pengalaman</b>, tidak mengulang kesalahan yang sama untuk ketiga kalinya</label></td>
</tr>
<tr>
<td>
<input id="cb9" type="checkbox"></td>
<td><label for="cb9"><b>Obyektif</b>, mengutamakan subyek dan predikat untuk kalimat aktif</label></td>
</tr>
<tr>
<td>
<input id="cb10" type="checkbox"></td>
<td><label for="cb10"><b>Decisif</b>, mampu membuat keputusan, dan menyambungnya kembali</label></td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p>Saya rasa penjelasan saya sangat membantu ya dik Michael?  </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hermansaksono.com/2008/01/dr-monika-menjawab-tidak-dewasa.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>14</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Dr. Monika Menjawab: Malu Ikut Reuni</title>
		<link>http://hermansaksono.com/2007/11/dr-monik-menjawab-malu-ikut-reuni.html</link>
		<comments>http://hermansaksono.com/2007/11/dr-monik-menjawab-malu-ikut-reuni.html#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 12 Nov 2007 06:40:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Herman</dc:creator>
				<category><![CDATA[Random]]></category>
		<category><![CDATA[dr monika]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hermansaksono.com/2007/11/dr-monika-menjawab-malu-ikut-reuni.html</guid>
		<description><![CDATA[Dokter Monika yang cantik, Saya ada masalah. Dulu waktu saya kecil bapak kaya raya, sehingga di SD saya dikenal sebagai orang kaya. Tetapi semenjak bapak sakit-sakitan dan meninggal waktu saya SMA, uang kami ludes dan harta kami harus dijual untuk menyambung hidup dan membayar hutang. Bulan depan saya diundang reuni SD, tapi saya malu bertemu [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<blockquote><p>Dokter Monika yang cantik,</p>
<p>Saya ada masalah. Dulu waktu saya kecil bapak kaya raya, sehingga di SD saya dikenal sebagai orang kaya. Tetapi semenjak bapak sakit-sakitan dan meninggal waktu saya SMA, uang kami ludes dan harta kami harus dijual untuk menyambung hidup dan membayar hutang. Bulan depan saya diundang reuni SD, tapi saya malu bertemu dengan teman-teman saya yang saat ini sudah sukses dan kaya.</p>
<p>Bagaimana dok, apa yang harus saya lakukan?</p>
<p>Nurdin, Ungaran</p></blockquote>
<p>Dear Pak Nurdin yang malang,</p>
<p>Saya sangat bersimpati dengan kondisi bapak yang malang. Tapi setidaknya bapak ini adalah mantan orang kaya, sementara teman-teman SD bapak adalah mantan orang miskin.</p>
<p>Sekian.  </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hermansaksono.com/2007/11/dr-monik-menjawab-malu-ikut-reuni.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>19</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Dr. Monika Menjawab: Tidur di Kantor</title>
		<link>http://hermansaksono.com/2007/08/dr-monika-tidur-di-kantor.html</link>
		<comments>http://hermansaksono.com/2007/08/dr-monika-tidur-di-kantor.html#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 09 Aug 2007 12:35:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Herman</dc:creator>
				<category><![CDATA[Random]]></category>
		<category><![CDATA[dr monika]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hermansaksono.com/2007/08/dr-monika-menjawab-tidur-di-kantor.html</guid>
		<description><![CDATA[Dok, Saya ini pemalas sejati. Sejak bayi saya sudah malas, sekolah bertambah malas. Apalagi waktu kuliah, lha wong lulus saja 6,5 tahun. Akhirnya lulus pun karena dosen pembimbing saya yang proaktif. Sekarang saya kerja kantoran di belakang meja. Setiap hari hanya ngantuk dan ngantuk. Untuk itu saya harus berusaha untuk melawan rasa kantuk, atau mulai [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://hermansaksono.com/wp-content/uploads/blogger/_Rim-cL2259M/RrsOQ4l473I/AAAAAAAAAXo/DzDpk3o6eDs/s1600-h/tidurdikantor.jpg"><img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://hermansaksono.com/wp-content/uploads/blogger/_Rim-cL2259M/RrsOQ4l473I/AAAAAAAAAXo/DzDpk3o6eDs/s400/tidurdikantor.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5096683086531850098" border="0" /></a><br />
<blockquote>Dok,</p>
<p>Saya ini pemalas sejati. Sejak bayi saya sudah malas, sekolah bertambah malas. Apalagi waktu kuliah, lha wong lulus saja 6,5 tahun. Akhirnya lulus pun karena dosen pembimbing saya yang proaktif.</p>
<p>Sekarang saya kerja kantoran di belakang meja. Setiap hari hanya ngantuk dan ngantuk. Untuk  itu saya harus berusaha untuk melawan rasa kantuk, atau mulai mencari cara untuk tidur di kantor dengan aman.</p>
<p>Sebaiknya apa yang saya lakukan, Dok?</p>
<p>salam,<br />riwi, vie email</p></blockquote>
<p>Dik Riwi yang malas,</p>
<p>Sesungguhnya saya sangat senang saudara tidak malas mengirim email, karena itu menunjukkan kalau saudara masih ingin berubah. Menjawab pertanyaan terakhir, saya rasa tidur di kantor pasti aman karena pada umumnya kantor-kantor memiliki satpam yang bersiaga penuh 24 jam.</p>
<p>Nah, tentang bakat anda yang gampang ngantuk, survey membuktikan bahwa ruangan kerja sangat berpengaruh terhadap rasa kantuk. Coba setel agar lampu ruang kerja anda menjadi sangat terang dan hiasi dengan warna cerah, biasanya akan membuat darah mengalir lebih cepat dan membuatn tidak ngantuk.</p>
<p>Andaikata tidak berhasil, coba putar lagu-lagu PKI di ruangan anda. Jika lagu semacam itu bisa membuat orang-orang melakukan pemberontakan dan pembantaian, setidaknya anda dapat tetap terjaga selama lagu itu diputar.</p>
<p>Dan jika cara terakhir tidak manjur coba hubungi bagian HRD agar ruang kerja saudara dipindah ke ruang manajer.  </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hermansaksono.com/2007/08/dr-monika-tidur-di-kantor.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>21</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Konsultasi Dr. Monika &#8211; Indonesia Raya</title>
		<link>http://hermansaksono.com/2007/08/konsultasi-dr-monika-indonesia-raya.html</link>
		<comments>http://hermansaksono.com/2007/08/konsultasi-dr-monika-indonesia-raya.html#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 05 Aug 2007 23:15:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Herman</dc:creator>
				<category><![CDATA[dr monika]]></category>
		<category><![CDATA[Random]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hermansaksono.com/2007/08/konsultasi-dr-monika-indonesia-raya.html</guid>
		<description><![CDATA[Dok, sepertinya saya menemukan video rekaman lagu Indonesia Raya 3 stanza dari tahun 1944. Saya ingin menyerahkan lagu ini ke pemerintah, tapi saya masih ragu keaslian lagu ini. Apakah Dr. Monika tahu acara membedakan lagu yang asli dengan yang palsu? Rio Rusiyo, Jakarta Dik Rio yang nasionalis, saya senang sekali saudara memiliki semangat yang tinggi [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<blockquote><p>Dok, sepertinya saya menemukan video rekaman lagu Indonesia Raya 3 stanza dari tahun 1944. Saya ingin menyerahkan lagu ini ke pemerintah, tapi saya masih ragu keaslian lagu ini. Apakah Dr. Monika tahu acara membedakan lagu yang asli dengan yang palsu?</p>
<p>Rio Rusiyo, Jakarta</p></blockquote>
<p>Dik Rio yang nasionalis, saya senang sekali saudara memiliki semangat yang tinggi demi kebaikan bangsa ini. Saya sangat, sangat, sangat salut atas upaya saudara dalam meluruskan sejarah.</p>
<p>Untuk mengetahui keaslian sebuah lagu, saudara bisa menggunakan metodologi 3D, yaitu: dilihat, diraba dan diterawang. Lalu, jika email yang dipakai adalah email gratisan seperti yahoo.com atau mailcity.com, berarti itu palsu. Selain itu saudara bisa mengecek metadatanya karena metadata merupakan sarana paling <a href="http://www.gatra.com/2004-02-24/artikel.php?id=34327">akura</a>t untuk melihat keaslian lagu.</p>
<p>Semoga membantu ya dik <label>:)</label>.  </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hermansaksono.com/2007/08/konsultasi-dr-monika-indonesia-raya.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>24</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Konsultasi Dr. Monika &#8211; ATM hilang</title>
		<link>http://hermansaksono.com/2007/08/konsultasi-dr-monika-atm-hilang.html</link>
		<comments>http://hermansaksono.com/2007/08/konsultasi-dr-monika-atm-hilang.html#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 03 Aug 2007 04:05:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Herman</dc:creator>
				<category><![CDATA[dr monika]]></category>
		<category><![CDATA[Random]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hermansaksono.com/2007/08/konsultasi-dr-monika-atm-hilang.html</guid>
		<description><![CDATA[Dok, Saya ini orangnya pelupa. KTP, SIM, dan kartu ATM sudah berkali-kali hilang. Kemarin kartu ATM saya hilang (lagi), padahal sebulan ke depan saya perlu bakal sering naik uang. Tapi saya malu mengurus surat kehilangan di kantor polisi karena pak polisinya sudah mulai hafal dengan tampang saya yang sering kehilangan barang. Saya tidak ingin pak [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<blockquote><p>Dok,</p>
<p>Saya ini orangnya pelupa. KTP, SIM, dan kartu ATM sudah berkali-kali hilang. Kemarin kartu ATM saya hilang (lagi), padahal sebulan ke depan saya perlu bakal sering naik uang. Tapi saya malu mengurus surat kehilangan di kantor polisi karena pak polisinya sudah mulai hafal dengan tampang saya yang sering kehilangan barang. Saya tidak ingin pak polisi men-<span style="font-style: italic;">judge</span> saya orang yang pelupa. Gimana dok?</p>
<p>Bono, Cepu</p></blockquote>
<p>Dik Bono yang baik, saya turut prihatin dengan kartu-kartu anda yang hilang. </p>
<p>Dewasa ini orang memang sering menjudge dan menyimpan <span style="font-style: italic;">perjudice</span> yang terkadang sangat sangat sangat salah. Saran saya,  supaya pak polisi tidak menjudge anda, gunakan kumis palsu ketika mengurus surat kehilangan. Niscaya pak polisi tidak akan mengenali anda.  </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hermansaksono.com/2007/08/konsultasi-dr-monika-atm-hilang.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>14</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

